PENERIMAAN SANTRI BARU

PROGRAM PESANTREN

Santri Mukim

Program Santri Tahfidz Beasiswa adalah sebuah program unggulan dari Ma’had Usyaqil Qur’an untuk mencetak para penghafal  Al-Quran  yang handal  di usia muda.  Selain Tahfidz Al-Qur’an,   dalam program   ini juga santri dibekali dengan pendidikan tentang akidah yang benar dan akhlak  yang mulia.

Tapi yang paling menonjol  dan membuat khas dari program Tahfidz di Ma’had Usyaqil Qur’an dengan tempat lain adalah adanya beasiswa full yang diberikan kepada seluruh  santri.

Santri Non Mukim

Semua bisa menghafal Al-Quran, itulah yang menjadi maksud keberadaan Program Tahfidz Non Mukim. Program ini menawarkan bagi siapapun untuk belajar dan menghafal Al-Quran tanpa harus tinggal di Pesantren. Mungkin karena kesibukan pekerjaan atau masih fokus sekolah. Cukup dengan datang ke Pondok/Asrama pada jam-jam tertentu yang telah disepakati, maka siapa pun bisa mengecek dan memperbaiki bacaan Qurannya, dan menyetor hafalannya kepada ustad-ustad yang hafidz Quran.

Masjid Binaan

Program ini bekerjasama dengan masjid yang berlokasi ditengah masyarakat yang ingin membuat prgram Tahfidz dengan peserta anak sekitar masjid.

Orang Tua Asuh

anak idealnya tetap bersama orang tua supaya maksimal pendidikan keluarganya juga bisa bantu orang tua dirumah, untuk itu menghafal dengan tetap tinggal dirumah ada kesempatan  kami buka program orang tua asuh.

Tahfidz Mahasiswa

apa yang diharapkan orang tua bagi anaknya yang sedang kuliah di luar kota? belajarnya benar, lingkungannya aman jadi istimewa ketika spiritualnya juga bertambah/terbina.

Private Tahfidz

Selain membuka kelas santri mukim, MUQ juga menyediakan program kelas Private Tahfidz. Dalam program ini tidak ada pembatasan usia bagi santrinya, dan setoran hafalan dilakukan di rumah atau di tempat santri secara pribadi/private.

“Sesungguhnya Allah mempunyai ‘ahli’ dari kalangan manusia.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah mereka itu?” Baginda berkata, “Merekalah ahlu Alquran, yaitu ‘ahli’ Allah dan golongan pilihan-Nya.”
HR Ahmad dan Ibnu Majah
Hadits